Wisata Alam Kalibiru Sumber Kehidupan Warga Setempat

 

 

Dtunjungresort.com – Destinasi wisata Kalibiru akhir-akhir ini sedang menjadi salah satu pilihan para traveler untuk dikunjungi. Rupanya, daerah wisata alam itu mempunyai banyak nilai demokratisnya.

Kalibiru merupakan sebuah nama Dusun yang berada di Desa Hargowilis, Kokap, Kabupaten Kulonprogo, Provinsi D.I Yogyakarta.Sebelum terkenal seperti saat ini, Kalibiru adalah sebuah hutan biasa yang ditempati oleh para petani setempat.

Terdapat hal yang menarik dari pengaturan wisata alam Kalibiru. Nyaris semua peluang serta sumber daya wisata alam tersebut berasal dari warga setempat. Dari pengelolaan wilayah pun merupakan hasil dari inisiatif warga Kalibiru sendiri.

“Jadi, awalnya Kalibiru itu adalah nama Dusun dari Desa Hargowilis. Konon dulu ada mata air warnanya biru, jadi namanya ya Kalibiru,” kata Sudadi, pengelola wisata alam Kalibiru.

Banyak atraksi yang disuguhkan di wisata Kalibiru, diantaranya wall climbing, flying fox, serta berbagai spot foto yang merupakan daya tarik dari wisata Kalibiru ini. Hasil usaha warga tersebut memanfaatkan sumber daya yang ada di desa tersebut. Pengembangan masyarakat juga terus dilakukan untuk mengefektifkan peluang wisata.

“Dari pengelola, pekerja, penjual makanan, sampai petugas yang bantu foto juga dari warga sini. Mereka dapat pelatihan, lalu bisa bekerja. Sama penginapan seperti homestay itu juga mereka,” ungkapnya.

Walaupun mengenakan tenaga yang telah dipatok oleh warga, harga-harga fasilitas yang disuguhkan juga tidak melonjak tinggi.

“Setiap penjual, seperti makanan itu memang kita selalu cek harganya. Jangan sampai pengunjung tidak bisa menjangkau. Begitu juga soal penginapan, harus bersih minimal ada kamar mandi dalam,” kata Sudadi.

“Bukan hanya favorit turis lokal, Kalibiru juga menjadi incaran wisman. Pengunjung itu, hampir setiap harinya 40 persen dari luar negeri,” imbuhnya.

Dia juga mengatakan bahwa untuk menopang adanya turis luar negeri, para pekerja di wisata Kalibiru juga memperoleh pelatihan bahasa Inggris. Mereka maih menumbuhkan nilai kesejahteraan petani. Bahkan Sudadi juga mengatakan bahwa banyak investor yang ingin masuk tetapi para pengelola wisata ini menolaknya.

“Investor banyak sekali yang mau ke sini, tapi kita tidak bisa. Takutnya nanti kita yang ikut pada mereka, padahal ini kan dari dan untuk petani sekitar,” tutur Sudadi.

Sudadi mengharapkan supaya wisata Kalibiru ini tidak hanya dapat menarik pengunjung tetapi juga menjadi salah satu sumber kehidupan masyarakat setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *